Bagaimana Hasil Akhir Penerapan Reliability Centered Spares (RCS)
Penerapan RCS bermuara pada parameter konkret yang dimasukkan ke dalam sistem manajemen material, namun dengan dasar perhitungan yang berbeda dari metode tradisional:
- Economic Order Quantity (EOQ) yang Disesuaikan. RCS memodifikasi perhitungan EOQ dengan memasukkan risiko bisnis ke dalam variabel biaya. Untuk barang slow-moving, RCS memastikan perusahaan tidak membeli dalam jumlah besar hanya karena diskon supplier, jika risiko modal yang tertahan lebih besar daripada biaya pemesanan ulang.
- Safety Stock (SS) Berbasis Risiko. Alih-alih menggunakan angka Service Level generik (misal 95% untuk semua barang), RCS menentukan Safety Stock berdasarkan dampak stockout. Barang kritis yang menyebabkan henti produksi akan memiliki Safety Stock tinggi, sedangkan barang non-kritis mungkin tidak memerlukan stok penyangga sama sekali.
- Reorder Quantity (ROQ) & Reorder Point (ROP). RCS menyelaraskan titik pemesanan ulang dengan strategi pemeliharaan. Jika condition monitoring dapat mendeteksi kegagalan jauh hari sebelumnya, ROP dapat disesuaikan agar barang dipesan tepat saat dibutuhkan, meminimalkan durasi penyimpanan di gudang.
- Maximum Stock (Max Stock). Batas atas penyimpanan dihitung menggunakan Through-Life Costing (biaya siklus hidup), yang mencakup biaya beli, biaya simpan, dan risiko downtime sepanjang umur aset. Ini mencegah penumpukan suku cadang "asuransi" yang berlebihan.
Kesimpulan
Reliability Centered Spares (RCS) mengubah paradigma manajemen persediaan dari sekadar aktivitas administratif menjadi keputusan investasi strategis. Dengan beralih dari sekadar "menjaga stok penuh" menjadi "menjaga risiko tetap rendah", perusahaan dapat mencapai efisiensi biaya yang optimal.
Implementasi RCS memastikan bahwa setiap Rupiah yang dikeluarkan untuk persediaan memiliki justifikasi yang kuat: melindungi aset, menjamin keselamatan, dan mencegah kerugian finansial akibat downtime. Pada akhirnya, RCS menjadikan persediaan bukan sebagai "uang diam", melainkan sumber daya aktif yang mendukung keandalan operasional perusahaan secara keseluruhan.
Author: M. Rofi Al Gifari
DOWNLOAD PDF